Langsung ke konten utama

إِلَى كَلَمَةٍ سَوَاء (Jalan Kalimatun Sawa)

Kalimatun Sawa bukan hanya sikap toleransi antar agama, tetapi lebih luas dalam artian: penghormatan kesamaan manusia di hadapan Tuhan. Di wajah Tuhan manusia ya manusia, bukan Tuhan, ini berarti : manusia tidak boleh memuja sesama manusia, begitu juga memandang sebelah mata sesamanya. Muhammad rasul Allah terakhir pernah ditegur Sang Penguasa Alam, dalam surat ‘Abasa (bermuka masam).




عَبَسَ وَتَوَلَّى
1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,
أَن جَاءهُ الْأَعْمَى
2. karena telah datang seorang buta kepadanya.



Dari substansi Ayat ini, adalah teguran sifat manusia yang sering angkuh ketika diberi kekuasaan, Ya Muhammad kenapa anda bermuka masam, memang anda seorang kepala Negara dan Nabi, ini bukan berarti : anda harus bermuka masam kepada seoarang buta mata dan huruf. Bukankah kenabian dan kekuasan yang melekat pada dirimu adalah karena kuasaKu (Tuhan), Engkau dulunya lemah, buta dan tak berdaya kemudian Aku lekatkan kanabian dan kerasulan akan dapat dijadikan suri tauladan bagi yang lain.

Pada Intinya Kalimatun Sawa adalah persamaan harkat dan martabat sesama manusia agar tidak saling merendahkan harkat dan martabat sesamanya. Miskin dan Kaya di hadapan wajah Tuhan tidak ada bedanya. Karena yang Kaya bahkan Maha Kaya adalah mutlak milik Tuhan, bukan hak manusia. Manusia hanya berjalan lewat jalan kaya dan miskin untuk menuju Tuhannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terungkap Ternyata Burung Perkutut Sangat Dimistikkan

Perkutut Katuranggan

Saat ini yang dimaksud dengan perkutut katuranggan adalah jenis-jenis perkutut yang secara fisik berbeda dengan perkutut biasa dan juga perbedaan sifat dan saat burung tersebut berbunyi. Dipercaya bahwa perkutut katuranggan memiliki sifat-sifat gaib yang bisa membawa kebaikan untuk pemeliharanya. Namun ada juga perkutut yang memiliki sifat yang justru tidak baik untuk dipelihara. Istilah perkutut katuranggan konon berasal dari kata Katurangga yang akar katanya berasal dari bahasa Jawa dari kata KATUR (menyampaikan) dan ANGGA (badan). Jadi KATURANGGA adalah pengetahuan yang dalam mengartikan entuk bentuk badan burung perkutut. Bagi penggemar burung perkutut jaman dahulu, katuranggan sangat memegang peranan utama (selain bunyi suaranya) dalam memilih burung perkutut bakalan untuk dijadikan burung kesayangannya.
Menurut kepercayaan orang dahulu  (sejak beratus ratus tahun yang silam) terutama pada tradisi masyarakat Jawa, Perkutut Katuranggan sering disebut burung al…

 5 city names in the United States whose roots are from the Middle East

5 city names in the United States whose roots are from the Middle East
1.Bethlehem, New Hampshire, United State.
Screenshot of the Bethlehem Area of the United States (source : Al Arabiya English) We can't differentiate betwen Bethlehem in Palestinaand Bethlehem in The United State, the two city names are the same, but the history of ancient and classical city tell us that Bethlehem was built as the holy city in the Middle East, and the name of Bethlehem is famous in United State after many saints brought the name of Bethlehem in their hearts to a hopeful country, the United States
Below is a photo of old city from a local guide

2. Mecca, California The United State

The Great Mosques at Jakarta Indonesia On Google Maps (first series)

The Great Mosques at Jakarta Indonesia


The locations of major mosque points in Jakarta on google maps 1.  Al-Azhar Mosque Al-Azhar Great Mosque is a mosque located in the Al-Azhar school complex, Kebayoran Baru, South Jakarta. The mosque was inaugurated by the DKI Jakarta Regional Government as one of the 18 sites on the history of the development of the city of Jakarta.
Address : Jl. Sisingamangaraja, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110


Masjid Al Azhar

2. Istiqlal Mosque Istiqlal Mosque is the national mosque of the Republic of Indonesia which is located in the former Wilhelmina Park, in the Northeast Medan Merdeka Square which in the middle stands the National Monument, in the center of the capital Jakarta. Across the East this mosque stands the Jakarta Cathedral Church.
Address :
Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Kec. Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710