Langsung ke konten utama

Ternyata Goerge Coedes Menulis Ada Diaspora Dari Nusantara Ke India Sebelum Datangnya Kelompok Aryan

Setelah Terjadi Bencana Tsunami Penduduk Nusantara berdiaspora ke seluruh Negeri


فَقَالُوا رَبَّنَا بَاعِدْ بَيْنَ أَسْفَارِنَا وَظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ فَجَعَلْنَاهُمْ أَحَادِيثَ وَمَزَّقْنَاهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ ﴿١٩﴾

019. Maka mereka berkata: "Ya Tuhan kami JAUHKANLAH JARAK PERJALANAN KAMI", dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka SEHANCUR-HANCURNYA. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur. (SABA: 19)


Apa kata tulisan George Coedes dalam bukunya Asia Tenggara Masa Hindu-Buddha : tentang hubungan India Belakang (Indochina dan Nusantara) dengan India sendiri
"Asia Tenggara Masa Hindu dan Budha"

“Ada sementara orang yang berpendapat bahwa satu atau beberapa gelombang kelompok etnis yang berasal dari Indochina atau dari kepulauan agaknya telah menyebar ke India sebelum kedatangan kelompok orang Aryan”

“Selama Jaman Perunggu yang kedua (di Eropa), Indochina telah masuk kawasan pengaruh suatu peradaban maritime yang mencakup Asia Tenggara dan Nusantara”

“Kiranya dapat dipertanyakan apakah “Jaman Perunggu” betul-betul pernah ada di India Belakang. Di kawasan ini.pemakaian batu bertahan lama sekali, dan besi muncul hampir bersamaan waktunya dengan perunggu. Sementara di China pada dinasti Han, dalam abad kedua SM, senjata masih terbuat dari perunggu dan bahwa besi baru saja diimport”

“maka terbuktilah bahwa sudah sejak jaman Prasejarah terdapat hubungan maritime antara India Belakang dengan India sendiri”

“Secara lebih khusus peradaban Jawa sebelum di Indianisasi terdapat kebudayaan materiilnya seperti: persawahan, pewarnaan kain dengan teknik batik, susunan orkes, gamelan, dan wayang kulit”

“Bahwa hubungan antara India dengan India Belakang sudah ada pada masa Prasejarah. Peninggalan-peninggalan arkeologi yang paling tua yang masih ada dari negeri-negeri itu tidak semestinya merupakan bekas-bekas dari gelombang pertama yang membawa peradaban India itu”.

“Jadi kedatangan orang India di Indochina dan di Nusantara tidak dapat dibandingkan dengan kedatangan orang Eropa di Amerika, karena di kawasan tersebut orang India bukanlah orang baru yang menemukan wilayah yang belum dikenal”.

“Orang India tidak menghadapi orang primitive di India Belakang yang tidak berkebudayaan sedikitpun, tetapi sebaliknya orang-orang yang sudah memiliki peradaban India pra Aryan”


(Ini membuktikan bahwa budaya kuno kita (Nusantara) sudah unggul di masa pra-sejarah)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Great Mosques at Jakarta Indonesia On Google Maps (first series)

The Great Mosques at Jakarta Indonesia


The locations of major mosque points in Jakarta on google maps 1.  Al-Azhar Mosque Al-Azhar Great Mosque is a mosque located in the Al-Azhar school complex, Kebayoran Baru, South Jakarta. The mosque was inaugurated by the DKI Jakarta Regional Government as one of the 18 sites on the history of the development of the city of Jakarta.
Address : Jl. Sisingamangaraja, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110


Masjid Al Azhar

2. Istiqlal Mosque Istiqlal Mosque is the national mosque of the Republic of Indonesia which is located in the former Wilhelmina Park, in the Northeast Medan Merdeka Square which in the middle stands the National Monument, in the center of the capital Jakarta. Across the East this mosque stands the Jakarta Cathedral Church.
Address :
Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Kec. Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710

Jalur Sereal Padi-Padian Versus Jalur Sutera

Gambar Peta Ditarik Dari Nusantara Akan membentuk Jalur Sereal Padi-Padian  Dari Nusantara Ke India



لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا لَهُ ۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ

Sungguh bagi Kaum Saba’ ada tanda (kebesaran Rabb) di kediaman mereka, yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri. (Kepada mereka dikatakan:) “Makanlah dari rizki yang dianugerahkan Tuhan kalian dan bersyukurlah kepadaNya!’. Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafûr”. [Saba’/34:15].

Indonesia Swasembada Beras di Tahun 1984
Pada masa itu, diselenggarakan Pelita IV (1 April 1984 – 31 Maret 1989). Pada Pelita IV lebih dititik beratkan pada sektor pertanian menuju swasembada pangan dan meningkatkan industri yang dapat menghasilkan mesin industri itu sendiri. Hasil yang dicapai pada Pelita IV antara lain swasembada pangan. Pada tahun 1984 Indonesia berhasil memproduksi beras sebanyak 25,8 juta ton. Hasilnya Indonesia ber…

Terungkap Ternyata Pakaian Ihkram Beda Warna dengan Pakaian Biksu

Apa kata mereka tentang pakaian Ihram dan Biksu ?



Blogs

Recent Entries

Best Entries

Best Blogs

Blog List




WebGaul Forum : : A ZEIN Company > :: FORUM DISKUSI WEBGAUL > Agama dan Iman > Buddha

Pakaian biksu & budi pekerti

User Name
Remember Me?

Password





WebGaul
Forum
Gallery
Register
Blogs
FAQ
Calendar


Notices
Join Yuk di WebGaul, komunitas paling GAUL Indonesia. Di halaman bawah, banyak teman yang sedang menunggumu.

• Flash Games
• Lyrics
• Info Fotografi
• LR Exchange
• Universitas Parahyangan
• Paket Tour Hemat
• Royal Taruma
• Pelita Harapan
• Jeremy Thomas
• Bunda Mulia
• Gita Gutawa
• Nikmat





Enter your search terms Submit search form



Go to Page...





Thread Tools

June 08, 2005, 09:24 #1

boss
Registered User

Join Date: Mar 2005
Location: Virtual space behind u
Posts: 450
WebPoint: 0
GaulPoint: 523
Pakaian biksu & budi pekerti
________________________________________
Hello, saya bukan beragama Budha. Tetapi saya memang senang akan pengetahuan ttg ag…