Header

Selasa, 12 April 2011

Ternyata Goerge Coedes Menulis Ada Diaspora Dari Nusantara Ke India Sebelum Datangnya Kelompok Aryan

Setelah Terjadi Bencana Tsunami Penduduk Nusantara berdiaspora ke seluruh Negeri


فَقَالُوا رَبَّنَا بَاعِدْ بَيْنَ أَسْفَارِنَا وَظَلَمُوا أَنفُسَهُمْ فَجَعَلْنَاهُمْ أَحَادِيثَ وَمَزَّقْنَاهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّكُلِّ صَبَّارٍ شَكُورٍ ﴿١٩﴾

019. Maka mereka berkata: "Ya Tuhan kami JAUHKANLAH JARAK PERJALANAN KAMI", dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka SEHANCUR-HANCURNYA. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur. (SABA: 19)


Apa kata tulisan George Coedes dalam bukunya Asia Tenggara Masa Hindu-Buddha : tentang hubungan India Belakang (Indochina dan Nusantara) dengan India sendiri
"Asia Tenggara Masa Hindu dan Budha"

“Ada sementara orang yang berpendapat bahwa satu atau beberapa gelombang kelompok etnis yang berasal dari Indochina atau dari kepulauan agaknya telah menyebar ke India sebelum kedatangan kelompok orang Aryan”

“Selama Jaman Perunggu yang kedua (di Eropa), Indochina telah masuk kawasan pengaruh suatu peradaban maritime yang mencakup Asia Tenggara dan Nusantara”

“Kiranya dapat dipertanyakan apakah “Jaman Perunggu” betul-betul pernah ada di India Belakang. Di kawasan ini.pemakaian batu bertahan lama sekali, dan besi muncul hampir bersamaan waktunya dengan perunggu. Sementara di China pada dinasti Han, dalam abad kedua SM, senjata masih terbuat dari perunggu dan bahwa besi baru saja diimport”

“maka terbuktilah bahwa sudah sejak jaman Prasejarah terdapat hubungan maritime antara India Belakang dengan India sendiri”

“Secara lebih khusus peradaban Jawa sebelum di Indianisasi terdapat kebudayaan materiilnya seperti: persawahan, pewarnaan kain dengan teknik batik, susunan orkes, gamelan, dan wayang kulit”

“Bahwa hubungan antara India dengan India Belakang sudah ada pada masa Prasejarah. Peninggalan-peninggalan arkeologi yang paling tua yang masih ada dari negeri-negeri itu tidak semestinya merupakan bekas-bekas dari gelombang pertama yang membawa peradaban India itu”.

“Jadi kedatangan orang India di Indochina dan di Nusantara tidak dapat dibandingkan dengan kedatangan orang Eropa di Amerika, karena di kawasan tersebut orang India bukanlah orang baru yang menemukan wilayah yang belum dikenal”.

“Orang India tidak menghadapi orang primitive di India Belakang yang tidak berkebudayaan sedikitpun, tetapi sebaliknya orang-orang yang sudah memiliki peradaban India pra Aryan”


(Ini membuktikan bahwa budaya kuno kita (Nusantara) sudah unggul di masa pra-sejarah)

Tidak ada komentar: