Langsung ke konten utama

Zubar, Zubur dan Zabur

1. ZUBAR

آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ حَتَّى إِذَا سَاوَى بَيْنَ الصَّدَفَيْنِ قَالَ انفُخُوا حَتَّى إِذَا جَعَلَهُ نَاراً قَالَ آتُونِي أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْراً ﴿٩٦﴾

096. berilah aku POTONGAN-POTONGAN besi" Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain: Tiuplah (api itu)". Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, diapun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu". (Al-Kahfi)

2. ZUBUR

وَإِنَّهُ لَفِي زُبُرِ الْأَوَّلِينَ ﴿١٩٦﴾

196. Dan sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam KITAB-KITAB orang yang dahulu. (Asy-Syu’araa’)

فَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ زُبُراً كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ ﴿٥٣﴾

053. Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah terpecah belah menjadi beberapa PECAHAN. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing). (Al-Mu’minun)

بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ ﴿٤٤﴾

044. keterangan-keterangan (mu`jizat) dan KITAB-KITAB. Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur'an, agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan, (An-Nahl)

وَإِن يُكَذِّبُوكَ فَقَدْ كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ جَاءتْهُمْ رُسُلُهُم بِالْبَيِّنَاتِ وَبِالزُّبُرِ وَبِالْكِتَابِ الْمُنِيرِ ﴿٢٥﴾

025. Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya); kepada mereka telah datang rasul-rasulnya dengan membawa mu`jizat yang nyata, ZUBUR, dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna. (Faathir)

أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِّنْ أُوْلَئِكُمْ أَمْ لَكُم بَرَاءةٌ فِي الزُّبُرِ ﴿٤٣﴾

043. Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam KITAB-KITAB YANG DAHULU . (Al-Qomar)

وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ ﴿٥٢﴾

052. Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam BUKU-BUKU CATATAN. (Al-Qomar)


فَإِن كَذَّبُوكَ فَقَدْ كُذِّبَ رُسُلٌ مِّن قَبْلِكَ جَآؤُوا بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَالْكِتَابِ الْمُنِيرِ ﴿١٨٤﴾

184. Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mu`jizat-mu`jizat yang nyata, ZABUR dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna. (Ali-Imraan)


3. KITAB ZABUUR

إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَى نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِن بَعْدِهِ وَأَوْحَيْنَا إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالأَسْبَاطِ وَعِيسَى وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ وَسُلَيْمَانَ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُوراً ﴿١٦٣﴾

163. Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma`il, ishak, Ya`qub dan anak cucunya, `Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan ZABUR kepada Daud. (An-Nisaa)

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَى بَعْضٍ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُوراً ﴿٥٥﴾

055. Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan kami berikan ZABUR (kepada) Daud. (Al-Israa)

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِن بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ ﴿١٠٥﴾

105. Dan sungguh telah Kami tulis di dalam ZABUR sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (Al-Anbiyaa’)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REJECTION OF COMMUNITY OF NUSANTARA’S WARTEG (small restaurant) TO THE NATIONAL CAPITAL WILL MOVE FROM JAKARTA

REJECTION OF COMMUNITY OF NUSANTARA’S
WARTEG (small restaurant)  TO THE NATIONAL CAPITAL WILL MOVE FROM JAKARTA In connection with President Joko Widodo's state address, Friday, August 16, 2019 at the Parliament Complex, Senayan, Jakarta with a plan to move the capital to a new place, we hereby, from the Warteg Community (Warung Tegal) Nusantara, abbreviated as KOWANTARA, express our opinions: Reject the plan to move the capital to a new place with the reason: Moving the capital requires a large budget, while the country's economic situation is not yet stable with conditions: 1. The purchasing power of Indonesian people is increasingly falling 2. Rising prices of basic commodities or groceries 3. In come small businesses are declining, especially small food stalls such as warteg (Tegal stalls) and others with the lack of buyers because the people's purchasing power is increasingly difficult 4. Difficult employment opportunities as a result of many companies closing and resulting …

The Great Mosques at Jakarta Indonesia On Google Maps (first series)

The Great Mosques at Jakarta Indonesia


The locations of major mosque points in Jakarta on google maps 1.  Al-Azhar Mosque Al-Azhar Great Mosque is a mosque located in the Al-Azhar school complex, Kebayoran Baru, South Jakarta. The mosque was inaugurated by the DKI Jakarta Regional Government as one of the 18 sites on the history of the development of the city of Jakarta.
Address : Jl. Sisingamangaraja, Selong, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110


Masjid Al Azhar

2. Istiqlal Mosque Istiqlal Mosque is the national mosque of the Republic of Indonesia which is located in the former Wilhelmina Park, in the Northeast Medan Merdeka Square which in the middle stands the National Monument, in the center of the capital Jakarta. Across the East this mosque stands the Jakarta Cathedral Church.
Address :
Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Kec. Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710

Terungkap Ternyata Burung Perkutut Sangat Dimistikkan

Perkutut Katuranggan

Saat ini yang dimaksud dengan perkutut katuranggan adalah jenis-jenis perkutut yang secara fisik berbeda dengan perkutut biasa dan juga perbedaan sifat dan saat burung tersebut berbunyi. Dipercaya bahwa perkutut katuranggan memiliki sifat-sifat gaib yang bisa membawa kebaikan untuk pemeliharanya. Namun ada juga perkutut yang memiliki sifat yang justru tidak baik untuk dipelihara. Istilah perkutut katuranggan konon berasal dari kata Katurangga yang akar katanya berasal dari bahasa Jawa dari kata KATUR (menyampaikan) dan ANGGA (badan). Jadi KATURANGGA adalah pengetahuan yang dalam mengartikan entuk bentuk badan burung perkutut. Bagi penggemar burung perkutut jaman dahulu, katuranggan sangat memegang peranan utama (selain bunyi suaranya) dalam memilih burung perkutut bakalan untuk dijadikan burung kesayangannya.
Menurut kepercayaan orang dahulu  (sejak beratus ratus tahun yang silam) terutama pada tradisi masyarakat Jawa, Perkutut Katuranggan sering disebut burung al…