Header

Tampilkan postingan dengan label daud kecapi soelaiman saba warteg mukroni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daud kecapi soelaiman saba warteg mukroni. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Agustus 2014

Ternyata Zabur Berbeda Dengan Kitab Lainnya Disebut Bersamaan Dengan Injil

3 (tiga) Kitab
AL QUR'AN
INJIL
TAURAT


TAURAT DI BUKIT SINAI
INJIL DI YERUSSALEM

AL QUR'AN DI MADINAH DAN MAKKAH

 Injil dalam Ayat-ayat Al-Qur’an

1. Taurat dan Injil turun sebelum Al-Qur’an dan disebut bebarengan dalam satu ayat

003. Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil. (QS. Ali-Imran (3) : 3)

2. Al-Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil disebut bebarengan

048. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat dan Injil. (QS. Ali-Imran (3) : 48)

3. Taurat, Injil dan Al-Qur’an turun sesudah Ibrahim AS

065. Hai Ahli Kitab, mengapa kamu bantah-membantah tentang hal Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir? (QS. Ali-Imran (3) : 65)

4. Injil turun sesudah Taurat

046. Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi-nabi Bani Israil) dengan `Isa putera Maryam, membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Maidah (5) : 46)

5. Injil disebut sendiri

047. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik. (QS. Al-Maidah (5) : 47)

6. Taurat, Injil dan Al-Qur’an disebut bebarengan dalam satu ayat

066. Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al Qur'an) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. Di antara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka. (QS. Al-Maidah (5) : 66)

7. Taurat, Injil dan Al-Qur’an disebut bebarengan dalam satu ayat

068. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (QS. Al-Maidah (5) : 68)

8. Taurat dan Injil disebut bebarengan dalam satu ayat

110. (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai `Isa putra Maryam, ingatlah ni`mat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) di waktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup padanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah), waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata." (QS. Al-Maidah (5) : 110)

Isa Putra Maryam diajarkan menulis, hikmah, Taurat dan Injil

9. Taurat, Injil dan Al-Qur’an disebut bebarengan dalam satu ayat

157. (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma`ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Qur'an), mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. Al-Araaf (7) : 157)

Muhammmad tertulis dalam Taurat dan Injil

10. Taurat, Injil dan Al-Qur’an disebut bebarengan dalam satu ayat

111. Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (QS. At-Taubah (9) : 111)

11. Taurat dan Injil bebarengan disebut dalam satu ayat

 029. Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka ruku` dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mu'min). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS. Al-Fath (48) : 29)

12. Injil diberikan kepada Isa Putra Maryam 

027. Kemudian Kami iringkan di belakang mereka rasul-rasul Kami dan Kami iringkan (pula) Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik. (QS. Al-Hadid (57) : 27)



Injil sering disebut bebarengan dengan Taurat dan Al-Qur’an, Zabur tidak ?
http://kalimatunsawa.blogspot.com/2014/08/ayat-ayat-yang-menyebut-taurat.html

Muhammad tertulis dalam Taurat dan Al-Qur’an tetapi Zabur tidak ?
http://kalimatunsawa.blogspot.com/2014/08/adakah-ayat-ayat-yang-mengungkap-zabur.html

Zabur kitab yang diberikan kepada Daud AS ?
http://kalimatunsawa.blogspot.com/2011/04/tidak-ada-ayat-yg-menyebutkan-daud-as.html

Siapa yang memanipulasi sejarah Daud AS, seakan akan bercokol di daratan Timur Tengah terutama Palestina sebagai Founding Father Empirium Yahudi ?
http://kalimatunsawa.blogspot.com/2011/01/kesalahan-teks-sejarah-sulaiman-as.html

Kepentingan Siapa tujuan memanipulasi sejarah Daud AS ?
Tujuan Politik, mengaburkan sejarah ? atau tujuan tertentu ?
(wallahu’alam bhisowab)

Kamis, 26 Januari 2012

Ternyata Tuhan Memisterikan Lokasi Masjid Al Aqsha


Tulisan dibawah ini diambil 
dari buku "Percikan Sains Dalam Al Quran : Menggali Inspirasi llmiah / H. Bambang Pranggono; editor, Dini Handayani -Bandung: Khazanah Intelektual, 2006" tanpa ditambah dan dikurangi

"MENYINGKAP MISTERI ISRA'" 

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلاً مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ البَصِيرُ 
Mahasuci Allah yang memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari Masjidil Haram Ke Masjidil Aqsa yang Kami berkati sekitarnya. Supaya Kami tampakan padanya ayat-ayat Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Maha Melihat. (Q.S. Al Israa' 17: 1)

Kisah Isra' dan Mi'raj yang berlangsung 14 abad yang lalu, tetap menyisakan misteri sampai sekarang. Walaupun dari aspek teknologi, beberapa hal bukan lagi merupakan mukjizat. Misalnya soal Isra', yakni perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pulang pergi dalam semalam. Dahulu hal itu dianggap tidak masuk akal karena dengan unta pun, perjalanan memakan waktu sebulan sehingga didustakan oleh penduduk Mekah. Saking mustahilnya, para ulama tatsir sampai berselisih pendapat. Sebagian mengatakan bahwa yang berjalan itu hanya roh Rasulullah saw. Yang lain meyakini bahwa perjalanan itu dilaksankan lengkap jasmani dan rohani. Kini, kontroversi itu tidak perlu lagi, sebab dengan pesawat jet kita bisa beberapa kali puluh pergi karena jaraknya hanya 1235 km. Walhasil teknologi bisa mematahkan argumen penolakan orang kafir.

Namun, dari sisi lain, teknologi juga bisa mementahkan mukjizat. Artinya, perjalanan Isra' NuM Muhammad saw. secara teknologi tidak istimewa, sebab manusia biasa juga bisa. Keanehan kisah Isra' adalah tentang waktu kejadiannya. Kebanyakan ahli sejarah sepakat bahwa peristiwa itu terjadi pada 'amul hozan, tahun dukacita, yaitu tahun wafatnya istri dan paman Nabi saw., Siti Khadijah r.a. dan Abu Thalib. Jadi, Isra' berlangsung sebelum Rasulullah saw. hijrah ke Madinah, artinya sebelum 621 M. Waktu itu Masjidil Haram masih berupa tanah lapang terbuka di sekeliling bangunan Ka'bah, belum ada bangunan masjidnya. Di Jerusalem juga pada tahun itu tidak ada bangunan masjid apa-apa. Masjidil Aqsa yang kita kunjungi saat ini dibangun oleh Khalifah Walid bin Abdul Malik pada tahun 715 M, hampir seratus tahun setelah peristiwft Isra' Mi'raj.

Ketika Umar bin Khattab r.a. sampai lokasi itu di tahun 636 M, empat tahun setelah wafatnya Rasulullah saw., dulu hanya menemukan lapangan berisi puing-puing yang ditumbuhi rumput liar. Jadi, di mana Nabi Muhammad saw shalat bersama nabi-nabi lain waktu Isra'.' Di tanah lapangang Tidak mungkin, sebab dalam hadis diriwayatkan, waktu Nabi saw. menyampaikan kisah Isra' orang Mekah menguji dengan menanyakan berapa jumlah tiang Masjidil Aqsa dan Nabi Muhammad saw. menjawab dengan tepat. Jadi, harus ada bangunan dengan tiang.

Ada beberapa hipotesis, (1) Isra' berlangsung hanya roh saja, seperti impian yang benar, ruyah shodiqoh, yang sering juga dialami oleh Nabi dan orang-orang saleh. Tetapi ini berarti Isra' bukan mukjizat. (2) Isra' dengan jasmani, tetapi bukan ke Jerusalem. Mungkin ke masjid yang jauh dari Mekah. Masjidil Aqsa artinya masjid yang terjauh. (3) Isra' memang ke Jerusalem tetapi lokasinya yang tepat masih harus disurvei dan diteliti lagi secara intensif oleh arkeolog Muslim. Mungkin bukan di lokasi masjid yang sekarang disebut Al Aqsa, sebab pada tahun 600-an jelas hanya berupa lapangan kosong. (4) Isra' adalah fenomena perjalanan antar waktu. Rasulullah saw. dalam semalam bukan hanya menembus jarak Mekah-Jerusalem, tetapi juga menembus waktu mundur ke tahun 950 sebelum Masehi. Pada zaman itu, di Jerusalem memang ada bangunan ibadah megah yang dinamai haikal dan dibangun oleh Nabi Sulaiman a.s.

Di samping itu, masih ada tanda tanya berkaitan dengan Surat Al Israa' (17) ayat 1, ..menuju Masjidil Aqsa yang telah Kami berkati di sekelilingnya.

Di sebelah mana yang diberkati? Di sekeliling Masjidil Aqsa orang Islam ditembaki oleh tentara Israel. Atau orang Israel yang terbunuh oleh bom syahid pejuang Palestina. Darah tertumpah setiap hari. Rumah-rumah orang Islam dibuldozer. Remaja intifadah melempar batu, dibalas rentetan peluru. Ternyata, hal ini sudah berlangsung selama ribuan tahun.

Lihatlah derita Jerusalem dari abad ke abad. Tahun 587 SM, Jerusalem dihancurkan oleh Nebukadnezar dari Babilonia. Tahun 538 SM, diduduki oleh Cyrus. Tahun .39 SM, diserbu oleh Alexander The Great. Tahun 198 SM direbut oleh Antiochus III raja Syria. Tahun 168 SM Antiochus Epiphanes meruntuhkan tembok kota. Tahun 63 SM, Pompeii, Kaisar Romawi menduduki kota. Tiga puluh tahun setelah Nabi Isa a.s. wafat, orang Yahudi memberontak kepada penjajah Romawi, dan ditumpas dengan bengis oleh Kaisar Titus, Jerusalem diratakan dengan tanah.

Tahun 132 M, Kaisar Hadrian mendirikan kuil-kuil dewa Yunani di atas reruntuhan gereja Kristen dan sinanog Yahudi. Tahun 330 M, Konstantin, seorang Kaizar Byzantium, membangun kembali kota Kristen di Jerusalem, hanya untuk dihancurkan lagi oleh Kerajaan Persia tahun 614 M. Tahun 636 M Jerusalem menyerah tanpa pertumpahan darah kepada Tentara Islam di bawah Umar bin Khattab r.a. Damailah Jerusalem selama 400 tahun.

Pada tahun 1009 M, Khalifah al-Hakim dari dinasti Fatimiyah Mesir menghancurkan gereja-gereja, sehinngga mengobarkan perang salib dan Jerusalem direbut oleh tentara salib dari Eropa. Mereka mengubah Masjidil Aqsa menjadi gereja. Tahun 1187 M Sultan Shalahuddin 'Al Ayubi merebut lagi Jerusalem. Tetapi tahun 1400 M, Timur Lenk dari Mongolia menghancurkan Jerusalem. Tahun 1517 M Kerajaan Utsmaniyah dari Turki menduduki kota itu sampai tahun 1917 M, ketika pasukan sekutu perang dunia kesatu menang dan menduduki Jerusalem. Tahun 1947 M negara Israel berdiri dan Jerusalem dibelah dua. Tahun 1967 M pecah perang enam hari Arab-Israel. Kota Jerusalem diduduki penuh oleh Israel.

Tahun 1973 M, meletus lagi perang 16 hari Arab-Israel. Pada tahun 1987 M, gerakan intifadah dimulai di Nablus dan Ramallah. Berjalan kaki mengelilingi Jerusa¬lem seakan-akan berjalan melintasi lautan darah manusia. Pedang telah menghilangkan ribuan nyawa penduduk kota ini. Pertempuran-pertempuran yang berlangsung di gerbang kota ini lebih banyak daripada kota-kota lain di seluruh dunia. Jerusalem sepanjang sejarah merupakan kota teror, perang, dan pertumpahan darah. Sayangnya, sebagian besar pertempuran itu tidak dalam rangka membela kebenaran agama. Banyak yang karena perebutan kekuasaan saja. Tidak seperti namanya, Al Quds, kesucian. Atau nama Ibraninya, Yerushalaym, kota perdamaian.

Kalau begitu, berkat Allah dalam bentuk apa yang ada di sekitar Masjidil Aqsa? Kemungkinannya ada dua, (1) Kita harus berani merevisi makna berkah. Definisi berkah tidaklah harus berbentuk kedamaian atau ketenangan, tetapi bisa saja pertumpahan darah bila perlu. (2) Kita harus berani merevisi lokasi Masjidil Aqsa. Kalau berkah masih harus diartikan secara konvensional, yakni kedamaian, Masjidil Aqsa yang diberkahi Allah mungkin bukan yang di Jerusalem. Kita wajib menyakini peristiwa Isra' yang difirmankan oleh Allah dan disabdakan oleh Rasul-Nya, tetapi soal lokasi Masjidil Aqsa yang benar masih bisa dibahas karena bukan tergolong masalah akidah. Para ahli arkeologi Muslim masih bisa berperan di sini. Memang, Surat. Al Israa' masih menyimpan misteri. Wallahu a'lam

Rabu, 18 Mei 2011

Sulaiman Alaihi Salam Dalam Catatan Al Qur'an



Cerita SOELAIMAN AS DALAM AL-QUR’AN

1.       1. Soelaiman AS diduga Bapak Sihir pertama oleh syaithan

وَاتَّبَعُواْ مَا تَتْلُواْ الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَـكِنَّ الشَّيْاطِينَ كَفَرُواْ يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولاَ إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلاَ تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلاَ يَنفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُواْ لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاَقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْاْ بِهِ أَنفُسَهُمْ لَوْ كَانُواْ يَعْلَمُونَ ﴿١٠٢﴾

102. Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui. (Al-Baqoroh)

2.       2. Soelaiman AS anak cucu Nuh AS

وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ كُلاًّ هَدَيْنَا وَنُوحاً هَدَيْنَا مِن قَبْلُ وَمِن ذُرِّيَّتِهِ دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَى وَهَارُونَ وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿٨٤﴾
163. Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma`il, ishak, Ya`qub dan anak cucunya, `Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (An-Nisaa’)

33  Soelaiman AS keturunan Nuh AS
084. Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Ya`qub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, (Al-An’aam)

4.      Soelaiman AS pemimpin kaumnya di habitat pertanian dan peternakan
وَدَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ إِذْ يَحْكُمَانِ فِي الْحَرْثِ إِذْ نَفَشَتْ فِيهِ غَنَمُ الْقَوْمِ وَكُنَّا لِحُكْمِهِمْ شَاهِدِينَ ﴿٧٨﴾

078. Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu, (Al-Anbiyaa’)

5.       Soelaiman diberi anugerah dapat menundukan gunung dan burung
فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ وَكُلّاً آتَيْنَا حُكْماً وَعِلْماً وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُودَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ وَكُنَّا فَاعِلِينَ ﴿٧٩﴾

079. maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kamilah yang melakukannya. (Al-Anbiyaa’)

6.       Soelaiman diberi anugerah dapat menundukan angin
وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ عَاصِفَةً تَجْرِي بِأَمْرِهِ إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا وَكُنَّا بِكُلِّ شَيْءٍ عَالِمِينَ ﴿٨١﴾

081. Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaiman angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu. (Al-Anbiyaa’)


فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاء حَيْثُ أَصَابَ ﴿٣٦﴾
036. Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya, (Shaad)

7.       Zaman ES ? dan Zaman Tembaga ?
وَلِسُلَيْمَانَ الرِّيحَ غُدُوُّهَا شَهْرٌ وَرَوَاحُهَا شَهْرٌ وَأَسَلْنَا لَهُ عَيْنَ الْقِطْرِ وَمِنَ الْجِنِّ مَن يَعْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ بِإِذْنِ رَبِّهِ وَمَن يَزِغْ مِنْهُمْ عَنْ أَمْرِنَا نُذِقْهُ مِنْ عَذَابِ السَّعِيرِ ﴿١٢﴾


012. Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. (Saba)

8.       Soelaiman diberi anugerah dapat menundukan syaitan-syaitan ahli menyelam

وَمِنَ الشَّيَاطِينِ مَن يَغُوصُونَ لَهُ وَيَعْمَلُونَ عَمَلاً دُونَ ذَلِكَ وَكُنَّا لَهُمْ حَافِظِينَ ﴿٨٢﴾

082. Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan syaitan-syaitan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu; dan adalah Kami memelihara mereka itu, (Al-Anbiyaa’)

9.       Soelaiman diberi anugerah dapat menundukan syaitan-syaitan dalam keadaan terbelenggu
وَآخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِي الْأَصْفَادِ ﴿٣٨﴾

038. dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu. (Shaad)

10.   Soelaiman diberi anugerah dapat menundukan syaitan-syaitan ahli bangunan dan penyelam
وَالشَّيَاطِينَ كُلَّ بَنَّاء وَغَوَّاصٍ ﴿٣٧﴾

037. dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan, semuanya ahli bangunan dan penyelam, (Shaad)

11.   Soelaiman diberi ilmu menundukan syaitan-syaitan dan boleh diajarkan
هَذَا عَطَاؤُنَا فَامْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ﴿٣٩﴾

039. Inilah anugerah Kami, maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab. (Shaad)

12.   Soelaiman diberi anugerah dapat menundukan Jin-jin untuk membuat patung
يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِن مَّحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَّاسِيَاتٍ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْراً وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ ﴿١٣﴾

013. Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih. (Saba)

فَلَمَّا قَضَيْنَا عَلَيْهِ الْمَوْتَ مَا دَلَّهُمْ عَلَى مَوْتِهِ إِلَّا دَابَّةُ الْأَرْضِ تَأْكُلُ مِنسَأَتَهُ فَلَمَّا خَرَّ تَبَيَّنَتِ الْجِنُّ أَن لَّوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ الْغَيْبَ مَا لَبِثُوا فِي الْعَذَابِ الْمُهِينِ ﴿١٤﴾

014. Maka tatkala Kami telah menetapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala ia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak tetap dalam siksa yang menghinakan. (Saba)

13.   Soelaiman AS dianugerahi ilmu

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ عِلْماً وَقَالَا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَضَّلَنَا عَلَى كَثِيرٍ مِّنْ عِبَادِهِ الْمُؤْمِنِينَ ﴿١٥﴾

015. Dan sesungguhnya Kami telah memberi ilmu kepada Daud dan Sulaiman; dan keduanya mengucapkan: "Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambaNya yang beriman". (Al-Naml)

14.   Soelaiman AS mewarisi Daud AS

وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِن كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ ﴿١٦﴾

016. Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata". (An-Naml)

15.   Soelaiman AS mempunyai tentara dari Jin, Manusia dan Burung

وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ ﴿١٧﴾

017. Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (An-Naml)

16.   Soelaiman AS mempunyai pasukan yang sangat kuat

ارْجِعْ إِلَيْهِمْ فَلَنَأْتِيَنَّهُمْ بِجُنُودٍ لَّا قِبَلَ لَهُم بِهَا وَلَنُخْرِجَنَّهُم مِّنْهَا أَذِلَّةً وَهُمْ صَاغِرُونَ ﴿٣٧﴾

037. Kembalilah kepada mereka sungguh kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi (tawanan-tawanan) yang hina dina". (An-Naml)

17. Soelaiman AS mendengar suara semut

حَتَّى إِذَا أَتَوْا عَلَى وَادِي النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ ﴿١٨﴾

018. Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari"; (An-Naml)

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكاً مِّن قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحاً تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ ﴿١٩﴾

019. maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo`a: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni`mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". (An-Naml)

18.   Soelaiman AS dan kesayangan kepada burung Hud-hud

وَتَفَقَّدَ الطَّيْرَ فَقَالَ مَا لِيَ لَا أَرَى الْهُدْهُدَ أَمْ كَانَ مِنَ الْغَائِبِينَ ﴿٢٠﴾

020. Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. (An-Naml)

19.   Soelaiman AS berkomunikasi dengan burung

قَالَ سَنَنظُرُ أَصَدَقْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْكَاذِبِينَ ﴿٢٧﴾

027. Berkata Sulaiman: "Akan kami lihat, apa kamu benar, ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta.

20.   Soelaiman AS mengirim surat ke Ratu Saba

إِنَّهُ مِن سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ﴿٣٠﴾

030. Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (An-Naml)

21.   Soelaiman AS diberi harta oleh Ratu Saba

فَلَمَّا جَاء سُلَيْمَانَ قَالَ أَتُمِدُّونَنِ بِمَالٍ فَمَا آتَانِيَ اللَّهُ خَيْرٌ مِّمَّا آتَاكُم بَلْ أَنتُم بِهَدِيَّتِكُمْ تَفْرَحُونَ ﴿٣٦﴾

036. Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: "Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu. (An-Naml)

22.   Soelaiman AS mempunyai para pembesar

قَالَ يَا أَيُّهَا المَلَأُ أَيُّكُمْ يَأْتِينِي بِعَرْشِهَا قَبْلَ أَن يَأْتُونِي مُسْلِمِينَ ﴿٣٨﴾

036. Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaiman berkata: "Apakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? maka apa yang diberikan Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu. (An-Naml)

23.   Soelaiman AS mempunyai para pembesar yang pintar

قَالَ الَّذِي عِندَهُ عِلْمٌ مِّنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَن يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرّاً عِندَهُ قَالَ هَذَا مِن فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ وَمَن شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ ﴿٤٠﴾

040. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan ni`mat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia". (An-Naml)

قَالَ عِفْريتٌ مِّنَ الْجِنِّ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَن تَقُومَ مِن مَّقَامِكَ وَإِنِّي عَلَيْهِ لَقَوِيٌّ أَمِينٌ ﴿٣٩﴾

039. Berkata `Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin: "Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya". (An-Naml)

24.   Soelaiman AS mempunyai Istana Kaca, Ratu Saba berserah diri bersama Soelaiman AS

قِيلَ لَهَا ادْخُلِي الصَّرْحَ فَلَمَّا رَأَتْهُ حَسِبَتْهُ لُجَّةً وَكَشَفَتْ عَن سَاقَيْهَا قَالَ إِنَّهُ صَرْحٌ مُّمَرَّدٌ مِّن قَوَارِيرَ قَالَتْ رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي وَأَسْلَمْتُ مَعَ سُلَيْمَانَ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٤٤﴾

044. Dikatakan kepadanya: "Masuklah ke dalam istana". Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya. Berkatalah Sulaiman: "Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca". Berkatalah Balqis: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam". (An-Naml)

25.   Soelaiman AS hamba yang ta’at
وَوَهَبْنَا لِدَاوُودَ سُلَيْمَانَ نِعْمَ الْعَبْدُ إِنَّهُ أَوَّابٌ ﴿٣٠﴾

030. Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat ta`at (kepada Tuhannya). (Shaad)

26.   Soelaiman AS pernah berbuat salah
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَى كُرْسِيِّهِ جَسَداً ثُمَّ أَنَابَ ﴿٣٤﴾

034. Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat. (Shaad)

فَقَالَ إِنِّي أَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَن ذِكْرِ رَبِّي حَتَّى تَوَارَتْ بِالْحِجَابِ ﴿٣٢﴾

032. Maka ia berkata: "Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Tuhanku sampai kuda itu hilang dari pandangan". (Shaad)

27.   Soelaiman AS memohon generasi sesudahnya jangan dikasih kekuasaan seperti dia
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكاً لَّا يَنبَغِي لِأَحَدٍ مِّنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنتَ الْوَهَّابُ ﴿٣٥﴾

035. Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (Shaad)

Cerita Soelaiman As ini diposting untuk merinci sejarah kehidupan cerita dalam Al-Qur'an yang banyak ditafsirkan kehidupan Soelaiman AS setelah Musa AS, oleh karena itu setelah merinci sejarah Soelaiman AS di Al-Qur'an nanti dilanjutkan dengan posting sejarah Musa AS dalam Al-Qur'an untuk menganalisa "Apa benar Musa AS mendahului Soelaiman AS atau sebaliknya ?

Senin, 16 Mei 2011

Ternyata Bani Israil Telah Menetap Di Bumi Bagian Timur

BANI ISRAIL TELAH MENETAP DI BUMI BAGIAN TIMUR

وَأَوْرَثْنَا الْقَوْمَ الَّذِينَ كَانُواْ يُسْتَضْعَفُونَ مَشَارِقَ الأَرْضِ وَمَغَارِبَهَا الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا وَتَمَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ الْحُسْنَى عَلَى بَنِي إِسْرَائِيلَ بِمَا صَبَرُواْ وَدَمَّرْنَا مَا كَانَ يَصْنَعُ فِرْعَوْنُ وَقَوْمُهُ وَمَا كَانُواْ يَعْرِشُونَ -١٣٧

137. Dan Kami pusakakan kepada kaum yang telah ditindas itu, negeri-negeri bahagian timur bumi dan bahagian baratnya yang telah Kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir`aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka.  (Al-A'raaf)

Sabtu, 14 Mei 2011

Masa Daud AS Logam Besi dan Masa Musa AS Logam Mulia (Emas)



DAUD AS DALAM MASA LOGAM BESI

وَعَلَّمْنَاهُ صَنْعَةَ لَبُوسٍ لَّكُمْ لِتُحْصِنَكُم مِّن بَأْسِكُمْ فَهَلْ أَنتُمْ شَاكِرُونَ ﴿٨٠﴾

080. Dan telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah). (Al-Anbiyaa’)

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلاً يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ ﴿١٠﴾

010. Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya, (Saba)

أَنِ اعْمَلْ سَابِغَاتٍ وَقَدِّرْ فِي السَّرْدِ وَاعْمَلُوا صَالِحاً إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ ﴿١١﴾
011. (yaitu) buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya; dan kerjakanlah amalan yang saleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan. (Saba)

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ وَأَنزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ ﴿٢٥﴾
025. Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama) Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Al-Hadiid)

MUSA AS PADA MASA LOGAM MULIA EMAS

Kaum Musa AS membuat patung lembu dari Emas

وَاتَّخَذَ قَوْمُ مُوسَى مِن بَعْدِهِ مِنْ حُلِيِّهِمْ عِجْلاً جَسَداً لَّهُ خُوَارٌ أَلَمْ يَرَوْاْ أَنَّهُ لاَ يُكَلِّمُهُمْ وَلاَ يَهْدِيهِمْ سَبِيلاً اتَّخَذُوهُ وَكَانُواْ ظَالِمِينَ ﴿١٤٨﴾

148. Dan kaum Musa, setelah kepergian Musa ke gunung Thur membuat dari perhiasan-perhiasan (emas) mereka anak lembu yang bertubuh dan bersuara. Apakah mereka tidak mengetahui bahwa anak lembu itu tidak dapat berbicara dengan mereka dan tidak dapat (pula) menunjukkan jalan kepada mereka? Mereka menjadikannya (sebagai sembahan) dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (Al-‘araaf))

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ إِنَّ كَثِيراً مِّنَ الأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ اللّهِ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلاَ يُنفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللّهِ فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿٣٤﴾

Kaum Musa AS  yang menyembah Patung Anak Sapi yang dibuat dari Emas

وَلَقَدْ جَاءكُم مُّوسَى بِالْبَيِّنَاتِ ثُمَّ اتَّخَذْتُمُ الْعِجْلَ مِن بَعْدِهِ وَأَنتُمْ ظَالِمُونَ ﴿٩٢﴾

092. Sesungguhnya Musa telah datang kepadamu membawa bukti-bukti kebenaran (mu`jizat), kemudian kamu jadikan anak sapi (sebagai sembahan) sesudah (kepergian)nya, dan sebenarnya kamu adalah orang-orang yang zalim. (Al-Baqoroh)

يَسْأَلُكَ أَهْلُ الْكِتَابِ أَن تُنَزِّلَ عَلَيْهِمْ كِتَاباً مِّنَ السَّمَاءِ فَقَدْ سَأَلُواْ مُوسَى أَكْبَرَ مِن ذَلِكَ فَقَالُواْ أَرِنَا اللّهِ جَهْرَةً فَأَخَذَتْهُمُ الصَّاعِقَةُ بِظُلْمِهِمْ ثُمَّ اتَّخَذُواْ الْعِجْلَ مِن بَعْدِ مَا جَاءتْهُمُ الْبَيِّنَاتُ فَعَفَوْنَا عَن ذَلِكَ وَآتَيْنَا مُوسَى سُلْطَاناً مُّبِيناً ﴿١٥٣﴾

153. Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka berkata: "Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata". Maka mereka disambar petir karena kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami ma`afkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata. (An-Nisa)


وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ خُذُواْ مَا آتَيْنَاكُم بِقُوَّةٍ وَاسْمَعُواْ قَالُواْ سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا وَأُشْرِبُواْ فِي قُلُوبِهِمُ الْعِجْلَ بِكُفْرِهِمْ قُلْ بِئْسَمَا يَأْمُرُكُمْ بِهِ إِيمَانُكُمْ إِن كُنتُمْ مُّؤْمِنِينَ ﴿٩٣﴾

093. Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkat bukit (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): "Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan dengarkanlah!" Mereka menjawab: "Kami mendengarkan tetapi tidak menta`ati". Dan telah diresapkan ke dalam hati mereka itu (kecintaan menyembah) anak sapi karena kekafirannya. Katakanlah: "Amat jahat perbuatan yang diperintahkan imanmu kepadamu jika betul kamu beriman (kepada Taurat)". (Al-Baqorooh)

فَأَخْرَجَ لَهُمْ عِجْلاً جَسَداً لَهُ خُوَارٌ فَقَالُوا هَذَا إِلَهُكُمْ وَإِلَهُ مُوسَى فَنَسِيَ ﴿٨٨﴾

088. kemudian Samiri mengeluarkan untuk mereka (dari lobang itu) anak lembu yang bertubuh dan bersuara, maka mereka berkata: "Inilah Tuhanmu dan Tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa". (Thaahaa)


قَالُوا لَن نَّبْرَحَ عَلَيْهِ عَاكِفِينَ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَيْنَا مُوسَى ﴿٩١﴾

091. Mereka menjawab: "Kami akan tetap menyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami. (Thahaa)

PERTANYAANNYA

LEBIH DULU MANA KEHIDUPAN TUKANG BESI DAN TUKANG EMAS (LOGAM MULIA) ?

JAWABANNYA ADALAH TENTUNYA LOGAM BESI LEBIH DULU DIBANDINGKAN LOGAM EMAS

PERTANYAANYA LEBIH DAHULU MANA KEHIDUPAN DAUD AS DAN MUSA AS ?
JAWABANNYA : TENTUNYA DAUD AS LEBIH AWAL DARI MUSA AS

Zabur dan Lantunan musik Daud AS



KIDUNG ZABUR

Zabur adalah Kitab Suci yang diturunkan kepada Daud AS.


إِنَّا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ كَمَا أَوْحَيْنَا إِلَى نُوحٍ وَالنَّبِيِّينَ مِن بَعْدِهِ وَأَوْحَيْنَا إِلَى إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالأَسْبَاطِ وَعِيسَى وَأَيُّوبَ وَيُونُسَ وَهَارُونَ وَسُلَيْمَانَ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُوراً ﴿١٦٣﴾

163. Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma`il, ishak, Ya`qub dan anak cucunya, `Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan ZABUR  kepada Daud. (An-Nisaa)

وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَى بَعْضٍ وَآتَيْنَا دَاوُودَ زَبُوراً ﴿٥٥﴾

055. Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan kami berikan ZABUR (kepada) Daud. (Al-Israa)

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِن بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ ﴿١٠٥﴾

105. Dan sungguh telah Kami tulis di dalam ZABUR  sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (Al-Anbiyaa’)

 DAUD AS dalam gambaran Ibnu Katsir (Sejarah para nabi)

1.       DAUD AS mempunyai suara yang indah dalam melantunkan KITAB ZABUR
2.       DAUD AS memainkan alat music dalam melantunkan KITAB ZABUR.
3.       DAUD AS manusia pertama yang membuat tameng dari besi.


Yaitu dari Abdullah bin Muhammad adapun matannya adalah “ Nabi Daud  diberikan kelenturan dalam membaca  Kitab Suci Zabur ketika ia mempersiapkan hewan-hewan  tunggangannnya dengan memasangkankan pelana di punggungnya , maka sambil  memasangkannya  ia menghabiskan (menyelesaikannya) seluruh  bacaan kitab suci  (Zabur) sebelum  pelana-pelana itu sempurna  terpasang.

Ia juga tidak pernah memakan  makanan kecuali hasil dari kerja keras tangannya sendiri”

Imam Bhukahari juga meriwayatkan  ini dengan sanad yang lain yaitu dari Musa bin Uqbah dari Shafwan (Ibnu Sulaim) dari  ‘Atha bin Yashar dari Abu Hurairah  dari Nabi

Ibnu Asyakir juga menyebutkan  biografi  Nabi Daud , melalui dua sanad yang berbeda  yaitu melalui  Ibrahum bin  Thaman dari Musa bin Uqbah  dan melalui Abu Ashim dari Abu Bakar  As-Sabri  dari Shufwan bin Shulaim

Bacaan yang dimaksud  pada riwayat-riwayat itu  adalah kitab  Zabur yaitu kitab  yang diwahyukan kepada Nabi Daud  dan diturunkan  kepadanya. Allah berfirman “Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma`il, ishak, Ya`qub dan anak cucunya, `Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan ZABUR  kepada Daud. (An-Nisaa)”

Abu Awanah  juga meriwayatkan dari Abdul  Abbas Al-Madani  dari Muhammad bin Shaleh Al-Adawi  dari Sayyar (yakni Ibnu Hatim)  dari Ja’far dari Malik mereka berkata  (Abu Turab dan Malik)  “Ketika seorang  gadis mendengar Dawud  melantunkan  bacaan kitab suci Zabur , maka  kegadisannya akan rusak”.

Riwayat ini sangat ganjil sekali  Abdurazzaq meriwayatkan  dari Ibnu Juraij ia berkata  “Aku pernah bertanya  kepada  Atha tentang membaca dengan  lantunan”, lalu  ia menjawab  “Aku tidak melihat  ada yang salah dengan hal itu dan aku  juga pernah mendengar Ubaid bin Umari  mengatakan  “Terkadang Dawud  mengambil alat musik  yang dipukul lalu ia memukulnya   sambil membaca  Zabur lalu suara pun bersahut-sahutan “Maksudnya  ia menangis  dan orang-orang yang mendengan  juga ikut menangis”.

Imam Ahmad meriwayatkan  dari Abdurrazzaq  dari Ma’mar  dari Zuhri  dari Urwah  dari Aisyah  ia berkata  “Ketika Rasulullah  mendengar  suara Abu Musya Al-Asy’ari saat membaca Al-Qur’an  beliau berkata “Abu Musya telah dianugerahi  suara untuk membaca Al-Qur’an  seperti suara  Abu Dawud  ketika membaca Zabur”

Sanad hadis ini memenuhi syarat –syarat  syaikhan (Imam Bukhari) dan Imam Muslim)  namun keduanya tidak  meriwayatkan  dengan sanad tersebut. Imam Akhmad  juga  meriwayatkan  dari Hassan dari Hammad  bin Salamah dari Muhammad bin Amru  dari Abu Salamah  dari Abu Hurairah  bahwa Rasulullah  pernah bersabda “ Abu Musya telah dianugerahi  suara untuk membaca Al-Qur’an  seperti suara  Abu Dawud  ketika membaca Zabur”

Disamping dianugerahi  dengan suara yang indah  Nabi Daud juga  dapat membaca kitab suci Zabur  dengan cepat  sebagaimana disebutkan pada riwayat  Imam Akhmad.


Sejumlah Ulama juga meriwayatkan  diantaranya Hasan Basri , Qatadah,  Al-Amasyi  mengatakan “ Allah telak melunakan  besi-besi itu untuk Dawud  huingga  ia dapat membentuk  besi-besi itu dengan tangannya, tanpa membutuhkan api atau palu” . Qatadah mengatakan Dawud  orang pertama yang membuat  tameng dari besi.

Al-Auzai  meriwayatkan  dari Abdullah  bin Amir ia berkata  “Daud  diberikan  suara yang indah  yang tidak pernah diberikan oelh seorangpun selain dia, bahkan burung-buryung dan hewan-hewan buas selalu mengelilingi nya huingga rela mati kehausan dan kelaparan  bahkan sungai-sungai  pun berhenti mangalir”.

Wahab bin Munabbih mangatakan  “apabiala ada mahkluk Allah  yang mendengan suaranysa maka mereka  akan melompat-lompat  seperti gerakan menari. Dan apabila  ia melantunkan  Kitab Suci Zabur  dengan suaranya  yang indsah itu, maka bangsa Jin, manusia burung, hewan melata atau aoapun  juga mendengarnya  akan berhenti bahkan disantaras mereka  ada yang amati karena kelaparan”.