Header

Tampilkan postingan dengan label pasar burung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pasar burung. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Maret 2018

Zamrud Katulistiwa dan TradeMark Warteg Barokah

PETA SEBARAN WARTEG DI BEKASI, DEPOK DAN BOGOR



GARIS KATULISTIWA
ZAMRUD KATULISTIWA
Aplikasi Map Online memudahkan pengguna untuk lebih simpel mencari desa, kota dan negara, ketimbang harus membuka buku peta atau atlas yang tentunya sedikit menyita waktu,  apalagi peta atau atlasnya belum  diupdate bukan hanya waktu yang perlu ditambah tapi juga perlu informasi lain yang diperlukan.

Dengan salah satu aplikasi Map Online ini dapat menghitung jarak,  luas dan keliling suatu desa, kota, provinsi bahkan negara, misalnya dengan menghitung garis pantai Indonesia yang terpanjang di dunia setelah Kanada, tidak terlalu sulit untuk menghitungnya tinggal menggeser titik satu ke titik lainnya dan muncul angka jumlah panjang yang dihitung baik secara meter, kilometer, mil, mil laut, kaki dan seterusnya.

Dengan aplikasi Map Online ini, bukan hanya menghitung panjang, lingkaran dan poligon, tapi juga diinfokan negara-negara mana yang dilewati Garis Katulistiwa atau Garis Ekuator.
Garis Katulistiwa ini melewati dari negara-negara Amerika Latin dari; Ekuador, Kolombia dan Brasil, sedangkan negara-negara Afrika yaitu Gabon, Kongo, Uganda, Kenya dan Somalia, dan tentunya Indonesia yang dijuluki Zamrud Katulistiwa.

Julukan negeri Zamrud Katulistiwa tidak lepas dari letaknya yang berada tepat di bawah garis khatulistiwa, yaitu  melewati sebagian wilayah Provinsi Sumatera Barat,  Riau, Kepri,  Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.

Sedangkan julukan Zamrud karena Indonesia memiliki penampakan yang sangat hijau dengan hutan tropis yang lebat ketika dilihat dari langit, dan tentunya ketika Indonesia mendapatkan cahaya yang cukup hal ini akan mendukung keanekaragaman hayati.

Diantara negara-negara yang dilewati garis Katulistiwa, Indonesia mempunyai garis pantai yang terpanjang dan diapit dua samudera besar yaitu Samudera Hindia dan Pasifik.

Selain pantai terpanjang ke 2 di dunia, Indonesia mempunyai hutan magrove (hutan bakau) terluas antara 2,5 hingga 4,5 juta hektar lebih luas dari hutan mangrove Brasil yang luasnya 1,3 juta hektar.

Kelebihan lainnya, Indonesia adalah negara yang mempunyai potensi terumbu karang terbesar di dunia. Luas terumbu karangnya diperkirakan mencapai sekitar 60.000 km2.

Banyak kelebihan-kelebihan Indonesia yang tidak cukup digambarkan dalam tulisan yang singkat ini, meminjam kekaguman Cak Nun (Emha Aenun Nadjib) yang menggambarkan Indonesia diumpamakan secuil (segumpal)  tanah surga dari langit yang dilempar Tuhan ke bumi dan jadilah bumi nusantara yang Gemah Ripah Lohjinawe.

Bahkan ilmuwan Inggris  Stephen Oppenheimer menjuluki wilayah Nusantara ini dalam bukunya Eden In The East (Surga di Timur, 2010).
Bagaimana dengan kaca mata warung Tegal yang menjamur di wilayah Ibukota Jakarta dan sekitarnya dalam mensyukuri atas keberkahan yang dilimpahkan dalam melakukan usaha warung makan ?

Mungkinkan keberadaan warung Tegal dengan jumlah yang besar dan tersebar tanpa didukung oleh alam dan bumi yang diberkati Tuhan dengan kesuburan tanah dan keanekaragaman tanaman pangan ?

Kesadaran rasa syukur atas karunia alam yang diberkai Tuhan, sehingga para pengusaha warteg bisa melakukan usaha bisnis warung makan sampai detik ini.

Rasa syukur ini diimplementasikan sebagian wartegan (juragan warung Tegal) dengan menggunakan nama berkah (karunia) dimana warung Tegal dibikin merek (trademark) menjadi Warteg Barokah (warung Tegal  yang diberkati oleh Tuhan dengan kesuburan tanah dan keanekaragaman tanaman pangan di bumi warung Tegal-warung Tegal berpijak dan membumi).  SALAM WARTEGAN

Jakarta, 30  Mei 2015
*Ditulis oleh Mukroni  (Ketua Umum KOWANTARA)

Jumat, 08 Agustus 2014

Ternyata Zabur adalah Buku-buku Catatan

Zabur /Zubur dalam ayat-ayat Al-Qur’an

      1.   Zabur adalah mu’jizat dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna

184. Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mu`jizat-mu`jizat yang nyata, Zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna. (QS. Ali-Imran (3) : 184)

2.    Zabur diberikan kepada Daud AS
      163. Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan     wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma`il, ishak, Ya`qub dan anak cucunya, `Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.
(QS. An-Nisaa (4) : 163)

     3.    Zabur diberikan kepada Daud AS

     055. Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah       Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan kami berikan Zabur (kepada) Daud. (QS. Al-Israa (17) :55)

       4.   Zabur kitab yang berisi sejarah juga

105. Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS. Al-Anbiyaa (21) : 105)

5.   Zubur kitab kitab yang dahulu


043. Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-kitab yang dahulu?. (QS. Al-Qamar (54) : 43)

Apakah kitab-kitab sebelum Taurat, Injiil dan Al-Qur’an termasuk kitab Zubur

6.   Zubur adalah buku-buku catatan

052. Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan. (QS. Al-Qamar (54) : 52)


Jumat, 03 Juni 2011

BETULKAH NEGERI INI DISEBUT DALAM AL-QUR'AN DISEBUT NEGERI SABA YANG SEBELAH KANAN DAN KIRI ADALAH HUTAN ?

Alih Fungsi Hutan di Indonesia Capai 3,2 Juta Ha Per Tahun

Jum'at, 03 Juni 2011 , 21:18:00 WIB

Laporan: Soemitro

RMOL. Kondisi hutan di wilayah Indonesia mengalami laju deforestasi (alih fungsi hutan) yang sangat mengkhawatirkan setiap tahunnya. Tekanan pembangunan menjadi penyebab utama perubahan alih fungsi lahan tersebut.

Menteri Negara Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta, saat membuka Seminar Kajian Lingkungan di Area Parkir Timur Senayan, Jumat (3/6) siang, mengungkapkan, berdasarkan data statistik kehutanan pada tahun 2008 ada 7 pulau besar yang mengalami alih fungsi lahan maupun peruntukkannya mencapai 1,09 hektar per tahun.

Data pulau yang diperoleh periode 2000-2005 itu adalah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa, Bali dan Propinsi Nusa Tenggara. Adapun angka deforestasi hutan di dalam dan diluar kawasan hutan periode 2003-2006 sebesar 1,17 juta hektar per tahun.

"Perubahan fungsi kawasan hutan paling besar, mencapai 3,2 juta hektar per tahun," ungkapnya.

Pembangunan permukiman, pariwisata, pertambangan, dan perkebunan dinilai dapat memberikan pendapatan yang lebih besar. Meski dalam prosesnya kerap bermasalah, dari tumpang-tindih perizinan, dampak kerusakan lingkungan hidup, hingga menabrak kawasan konservasi.[arp]

Sumber :
http://m.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=29078

Pemerintah Harus Tegas Tindak Alih Fungsi

Jum'at, 03 Juni 2011 , 20:00:00 WIB

Laporan: Soemitro

RMOL. Roh UU 32 Tahun 2009 mengenai Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) adalah menjamin dan memastikan pelaksanaan paradigma berkelanjutan. Dengan kata lain, mimpi dari diterbitkannya Undang-undang tersebut adalah menjamin perekonomian, kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjamin lingkungan hidup.

Jadi jika ada alih fungsi lingkungan berlebihan, maka pemerintah harus menindak dengan tegas.

"Kapal ada tonasenya, kalau sampai melebihi daya tampung pasti akan tenggelam. Itu yang berlaku bagi lingkungan hidup, kalau sampai alih fungsi berlebihan rusaklah lingkungan hidup kita," tegas mantan Menteri Lingkungan Hidup, Sony Keraf dalam Seminar Kajian Lingkungan Hidup Strategis Dalam perubahan Peruntukan Kawasan Hutan di Area Parkir Timur Senayan, Jumat (3/6) siang.

Kawasan hutan, kata dia, mempunyai fungsi yang sangat komprehensif bagi keberlangsungan hidup manusia. Bukan hanya fungsi ekonomis melalui kayu dan non kayunya, melainkan juga fungsi hidrologi, kesehatan, kebudayaan, sosial.

Terkait itu pula, Sony Keraf meminta pemerintah pusat aktif turun lapangan untuk mengontrol kawasan hutan yang ada. Yakni dengan tegas melarang adanya alih fungsi yang indikasinya melebihi daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup melalui UU Nomor 32 Tahun 2009.[arp]

Sumber :
http://m.rakyatmerdekaonline.com/news.php?id=29074

Jumat, 06 Mei 2011

Pasar Burung Nusantara dan Sahabat Bicara Sulaiman Alaihi Salam

Soelaiman AS dan dunia burung

فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ وَكُلّاً آتَيْنَا حُكْماً وَعِلْماً وَسَخَّرْنَا مَعَ دَاوُودَ الْجِبَالَ يُسَبِّحْنَ وَالطَّيْرَ وَكُنَّا فَاعِلِينَ ﴿٧٩﴾

079. maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat); dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung, semua bertasbih bersama Daud. Dan Kamilah yang melakukannya. (Al-Anbiyaa)

وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِن كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ ﴿١٦﴾

وَحُشِرَ لِسُلَيْمَانَ جُنُودُهُ مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ ﴿١٧﴾

وَتَفَقَّدَ الطَّيْرَ فَقَالَ مَا لِيَ لَا أَرَى الْهُدْهُدَ أَمْ كَانَ مِنَ الْغَائِبِينَ ﴿٢٠﴾

016. Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata".

017. Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan).

020. Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. (An-Naml)

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلاً يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ ﴿١٠﴾

إِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهُ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِشْرَاقِ ﴿١٨﴾

وَالطَّيْرَ مَحْشُورَةً كُلٌّ لَّهُ أَوَّابٌ ﴿١٩﴾

010. Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya,

018. Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi,

019. dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat ta`at kepada Allah. (Saba)

DUNIA BURUNG DI INDONESIA

Pasar Burung Pramuka Terbesar di Indonesia


Pasar Burung Pramuka di bilangan Matraman sudah terkenal sejak dulu. Pasar ini adalah pasar burung yang terbesar di Indonesia. Dan setiap akhir pekan selalu dijejali para penggemar burung yang ingin beli atau sekedar melihat-lihat. Suasananya lumayan unik, jejeran sangkar burung lengkap dengan aneka jenis burung di dalamnya serta kicauan ramai dari ribuan burung, seolah menjadi tempat penghilang stress bagi para penggemar burung.

http://kabarinews.com/article/Berita_Indonesia/Fotografi/Menghilangkan_Stres_Di_Pasar_Burung_Pramuka/32266

Ada 70 Pasar Burung Masih Banyak Perdagangkan Satwa Dilindungi

19-11-2009

Perdagangan satwa langka yang dilindungi undang-undang ternyata masih tinggi. Survei terakhir ProFauna Indonesia dengan dukungan dari World Animal Net (WAN) yang dilakukan di 70 pasar burung di Jawa pada bulan Mei-Juli 2009 menemukan ada 183 ekor satwa dilindungi yang diperdagangkan. Satwa malang tersebut antara lain kukang (Nycticebus coucang), lutung jawa (Trachypithecus auratus), tarsius (Tarsius bancanus), nuri kepala hitam (Lorius lory), kakatua seram (Cacatua moluccensis), elang hitam (Ictinaetus malayensis), dan rangkong badak (Buceros rhinoceros).

Dari 70 pasar burung atau lokasi yang dikunjungi di 58 kota tersebut, ada 14 pasar burung yang memperdagangkan burung nuri dan kakatua, 21 pasar memperdagangkan primata, 11 pasar memperdagangkan mamalia, dan 13 pasar memperdagangkan raptor (burung pemangsa). Selain itu tercatat ada 11 pasar yang memperdagangkan jenis burung berkicau yang dilindungi. Burung berkicau yang dilindungi yang diperdagangkan itu adalah jenis jalak putih (Sturnus melanopterus) dan burung-madu sriganti (Nectarinia jugularis).

Provinsi yang paling banyak memperdagangkan satwa dilindungi adalah Jawa Timur. Sementara itu, pasar yang paling banyak memperdagangkan jenis-jenis satwa dilindungi adalah Pasar Burung Depok di Kota Solo, Jawa Tengah. Urutan berikutnya adalah Ambarawa.

Perdagangan satwa dilindungi di pasar-pasar burung besar seperti di Surabaya, Semarang, dan Jakarta terjadi secara sembunyi-sembunyi. Satwa langka tersebut tidak dipajang secara terbuka, namun disembunyikan di gudang atau rumah pedagang.

Kota yang paling banyak memperdagangkan burung nuri dan kakatua adalah Semarang, sedangkan yang paling banyak memperdagangkan primata adalah pasar burung Pramuka di Jakarta dan pasar Mantingan di Ngawi, Jawa Timur.

FOTO: Yoppy H/Burung Indonesia

Harga satwa yang diperdagangkan di pasar burung sangatlah bervariasi, tergantung pada umur satwa, jenis satwa, status perlindungan, ketersediaan barang, dan calon pembeli. Untuk jenis-jenis mamalia, primata serta burung-burung raptor semakin muda umurnya semakin mahal pula harganya.

Kakatua maluku (Cacatua moluccensis)

Tarsius yang merupakan primata kecil dijual seharga Rp 500 ribu, sedangkan lutung jawa seharga Rp 200 ribu. Kukang biasa ditawarkan seharga Rp 75 ribu-250 ribu per ekor. Sedangkan harga burung kakatua jauh lebih mahal yaitu antara Rp 750 ribu hingga Rp 1 juta.

Penegakan hukum lemah

Masih tingginya perdagangan satwa dilindungi di pasar-pasar burung itu dikarenakan masih lemahnya penegakan hukum. ”Seharusnya pedagang satwa dilindungi itu ditindak tegas karena melanggar hukum dan mengancam kelestarian satwa di alam,” kata R. Tri Prayudhi, campaign officer ProFauna. Menurut UU nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, pelaku perdagangan satwa dilindungi bisa dikenakan ancaman hukuman penjara 5 tahun dan denda Rp 100 juta.

Temuan ProFauna tentang perdagangan satwa dilindungi di pasar-pasar burung tersebut diharapkan bisa mendorong pemerintah untuk melakukan kontrol yang lebih ketat terhadap perdagangan satwa liar. Penegakan hukum terbukti efektif meredam perdagangan satwa dilindungi di beberapa daerah. Jika perdagangan satwa langka itu dibiarkan terus berlangsung, dikhawatirkan akan semakin banyak satwa Indonesia yang masuk dalam kategori terancam punah. (Praminto Moehayat/Burung Indonesia)

 http://www.burung.org/detail_txt.php?op=article&id=87